Berkah Buka Puasa Bersama di Lombok

Kami Relawan  -  4 years ago
Image placeholder

Komunitas sosial Kami Relawan bergandengan dengan Teras Cendekia menggelar acara buka puasa bersama anak didik pada Ramadan tahun ini. Buka puasa bersama dilaksanakan di lokasi mengajar Teras Cendikia, Desa Ranggagata, Kec. Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Acara amal tersebut diselenggarakan pada Sabtu, 8 Mei 2021.

Acara ini diprakarsai oleh dua komunitas sosial yang diwakili oleh Budi Ilham dan Imam dari Kami Relawan, serta Novi berserta kawan-kawannya berjumlah enam orang dari Teras Cendikia.

Agenda buka puasa tahun ini memiliki semangat dan nuansa keberkahan yang berbeda. Selain kolaborasi dengan teras Cendikia yang mewarnai acara tersebut, acara ini memiliki kesan yang mendalam. "Tahun ini berbeda dari sebelumnya. Ini merupakan acara perdana Kami Relawan di luar Jabodetabek," ujar Budi Ilham salah seorang perwakilan panitia dari Kami Relawan saat diwawancarai via telepon.

Menurut Budi, acara ini bertujuan untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan semangat berbagi dengan sesama. Sejak sedini mungkin anak diberi contoh untuk saling berbagi. “anak-anak adalah peniru yang ulung,” sambung Budi.

Selain mencoba membangun rasa saling berbagi, acara amal buka puasa bersama anak didik juga diisi dengan lomba-lomba yang bernuansa islami. Agenda itu diawali dengan pembukaan pada pukul  16.00 waktu setempat. Setengah jam kemudian kontestasi hafalan surat-surat pendek untuk anak-anak berlangsung begitu meriah. "Ini di luar ekspektasi kami. Anak-anak begitu antusias," ujar Budi.

Usai lomba hafalan surat pendek yang ditutup dengan pembagian hadiah, tiba waktunya panitia membagikan takjil dan paket makan utama. Tim Kami Relawan dan Teras Cendikia bergegas mendistribusikannya kepada anak-anak. "Semakin sore anak-anak yang hadir semakin banyak. Target kami 30 orang, eh yang hadir tidak kurang dari 70 orang," ucap Budi sambil semringah.

Sesaat sebelum adzan tiba, langit mulai memerah. Acara ditutup dengan foto bersama dan doa. Usai itu anak-anak kembali duduk rapi dan dengan sabar menunggu adzan Maghrib berkumandang. Walau di hadapan mereka telah tersaji aneka bukaan seperti es yang menyegarkan dan menggiurkan. Mereka tetap menunggu dengan sabar walau dengan mimik muka yang sayu dan layu. Semoga keberkahan menyelimuti adik-adik kita di Lombok dan segenap panitia yang telah mengorbankan waktu, tenaga, serta pikiran mereka.(hfz)

Categories: Pendidikan

Tags: Sosial,