Indonesia, Bencana, dan Kedermawanan
Kami Relawan - 4 years ago
Indonesia merupakan salah satu negara di Benua Asia yang dilalui Cincin Api Pasifik (Pasific Ring of Fire). Hal tersebut menyebabkan setidaknya sekitar 90 persen semua gempa bumi di dunia terjadi di sepanjang daerah Cincin Api Pasifik ini. Menurut catatan BMKG, Indonesia setiap tahun diguncang sekitar 5.000 gempa.
Secara geografis Indonesia merupakan negara kepulauan yang terletak pada pertemuan empat lempeng tektonik yaitu lempeng Benua Asia, Benua Australia, lempeng Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Kondisi tersebut sangat berpotensi terjadinya bencana seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir dan tanah longsor. Dilansir dari portal Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), data menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki tingkat kegempaan yang tinggi di dunia, lebih dari 10 kali lipat tingkat kegempaan di Amerika Serikat.
BNPB mencatat, sebanyak 1.118 bencana terjadi di berbagai daerah di Tanah Air dalam kurun waktu Januari hingga April 2021. Tidak tanggung-tanggung, akibat bencana alam tersebut, 4.901.400 orang terdampak dan mengungsi, sedangkan 472 jiwa meninggal dunia dan 60 orang hilang serta 12.872 jiwa luka-luka.
Selain itu, bencana alam tersebut juga mengakibatkan 137.719 unit rumah rusak yang terdiri atas 24.987 unit rumah rusak berat, 25.926 unit rumah rusak sedang, dan 86.806 rumah rusak ringan. Fasilitas umum, fasilitas pendidikan, fasilitas peribadatan, fasilitas kesehatan, gedung serta jembatan hancur dan rusak parah.
Akhir-akhir ini terjadi musibah hidrometeorologi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) yang terjadi pada 4 April 2021 lalu menjadi bukti konkret. Menilik ke belakang, pada 2020, Banjir merendam ibukota Jakarta, gunung api meletus yakni Merapi dan Semeru, Banjir bandang di Luwu Utara, Sulawesi Selatan serta di Bondowoso, Jawa Timur. Tak luput, Gempa, Tsunami dan Likuifasi yang mengguncang Palu dan Donggala pada 2018 lalu menyisakan sesak dibenak bangsa Indonesia.
Dalam kondisi seperti ini, daerah terdampak jelas membutuhkan uluran tangan dari seluruh masyarakat Indonesia. Di sinilah kesadaran akan nilai kemanusiaan diuji dan diaplikasikan. Beragam website dan aplikasi donasi online seperti Kitabisa.com, Rumah Zakat, Aksi Cepat Tanggap, UNICEF Indonesia, Indorelawan, Dompet Dhuafa dan Wecare.id menjadi wadah mempersatukan uluran tangan dengan mudah dan cepat. Aksi dermawan masyarakat Indonesia juga terlihat dari banyaknya poster, flyer, serta unggahan di media sosial sebagai bentuk ajakan peduli dan berdonasi untuk korban bencana. Mari kita bantu saudara kita yang tertimpa musibah. Berbabagi platform telah tersedia, tidak ada lagi untuk tidak membantu mereka dengan dalih “bingung mau kirim lewat mana”. Semoga dengan hal itu dapat mengasah kepekaan sosial kita dan menjadi ladang pahala. (sid)
